April 13, 2021

Disperindag Jatim : Sektor Industri Kreatif & Digital Berkontribusi Terhadap PDB

Ekbis (suararakyatjatim) – Sektor industri kreatif dan digital tumbuh dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional yang dicatat oleh BPS dan Bekraf sebesar 7,35 persen atau lebih dari 922 triliun rupiah pada tahun 2016.

Angka tersebut terus meningkat hingga 30 persen, yaitu mencapai lebih dari 1.200 triliun rupiah pada tahun 2019.

Sementara itu, kontribusi sektor industri kreatif dan digital di Jawa Timur sendiri mencapai 9,21 persen atau setara dengan 170,86 triliun rupiah dan sektor ini telah menopang sebanyak 17,43 juta pekerja dan diprediksi pula setiap tahunnya akan tumbuh sekitar 4-5 persen atau mencapai 1.995 triliun rupiah di tahun 2025 mendatang.

“Melihat kontribusi dan potensinya yang cukup besar itu, maka diperlukan langkah tangkas dalam pengembangan industri kreatif guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan industri tersebut dan kami pun menjawabnya dengan menginisiasi terbentuknya Jatim IT Creative (JITC),” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan kepada suararakyatjatim, Rabu (2/9/2020) di kantor Disperindag Jatim.

Adanya JITC itu diharapkan pula bisa membuat bisnis Start Up di Jatim tetap sukses, sekalipun ditengah pandemi.

Hal itu lantaran menurutnya, Industri kreatif merupakan industri yang memanfaatkan kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi serta daya cipta individu (tacit knowledge) ini, salah satunya memanfaatkan perkembangan teknologi informasi digital yang berperan untuk menstimulasi pengembangan produk dan layanan baru, distribusi, model bisnis, dan bahkan kemungkinan ekspansi ke sektor ekonomi yang baru.

Apalagi, lanjutnya, industri kreatif digital kini terasa pesat perkembangannya, tak kurang dari 2079 startup lokal dan 4 diantaranya telah menjadi unicorn serta 1 decacorn.

“Inisiatif dalam membangun usaha digital/teknopreneur di Jawa Timur merupakan tujuan untuk meningkatkan kewirausahaan dan membangun ekositem startup digital baru yang mampu bersaing pada skala internasional,” tandasnya kepada suararakyatjatim.com.(why)

 

Editor: Dodik Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

© 2020 Suara Rakyat Jatim.