November 28, 2021

Mayapada Hospital Surabaya Resmi Dibuka

Surabaya(suararakyatjatim) – Mayapada Healthcare membuka unit Mayapada Hospital ke-5, menggelar Grand Opening Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), yang berlokasi strategis di jalan utama Mayjen Sungkono no.20, Surabaya, di tanah kelahiran sang pendiri Mayapada Group, Dato’ Sri Prof. DR. Tahir.

Mayapada Hospital Surabaya melayani pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, mencakup daerah Timur Indonesia. Mayapada Hospital Surabaya ini mengusung kenyamanan pasien yang utama dan keamanan rumah sakit dengan layanan kegawatdaruratan yang cepat tanggap didukung alur pasien khusus infeksius dan non-infeksius

Dibangun 18 lantai dengan kapasitas 105 tempat tidur yang akan terus dipersiapkan hingga 200 tempat tidur, di tanah seluas 3500m2. Mayapada Hospital Surabaya merupakan Rumah Sakit ke-5 dari Mayapada Healthcare, setelah sebelumnya, telah berdiri Mayapada Hospital Tangerang, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Mayapada Hospital Bogor BMC dan Mayapada Hospital Kuningan dan beroperasi menjadi mitra pelayanan kesehatan terkemuka melayani area Jabodetabek.

Rumah sakit ini dibangun di masa pandemi, sehingga mempunyai persiapan dan solusi khusus dalam menghadapi pasien infeksius dan non-infeksius, mulai dari alur penerimaan, alur pelayanan, serta alur perawatan yang terpisah dan berbeda, sehingga pelayanan tetap berjalan aman, nyaman dan sesuai kebutuhan. Begitu juga dengan ruangan perawatan isolasi khusus untuk pasien Covid-19, dimana 1 lantai tersebut mempunyai alur udara yang terpisah, berbeda serta bertekanan negatif.

Ruang Operasi Mayapada Hospital Surabaya dibangun secara hybrid sehingga ruang operasi dapat diubah menjadi bertekanan negatif, dimana teknologi ini dibutuhkan masyarakat selama pandemi apabila ada tindakan bedah yang dibutuhkan, sehingga selama proses tindakan, mengurangi resiko paparan terhadap luar.

Salah satu fasilitas layanan yang diunggulkan juga dari Mayapada Hospital Surabaya adalah ICU Solitaire, yaitu ICU satu kamar satu pasien sehingga tidak terjadi risiko penularan antar pasien, dan tersedianya peralatan hemodialisa di kamar ICU sehingga meminimalisir perpindahan pasien apabila diperlukan tindakan hemodialisa, serta tersedianya ICU bertekanan negatif dan bertekanan positif sesuai kebutuhan pasien.

Mayapada Hospital Surabaya menyediakan layanan komprehensif kegawatdaruratan 24 jam 7 hari, yang terdiri dari Trauma Center, Cardiac Emergency, dan Stroke Emergency. Trauma Center memiliki tim komprehensif yang cepat dan sigap serta berkomitmen dalam menangani pasien dengan berbagai kasus cedera yang membutuhkan tindakan cepat.

Cardiac Emergency menyediakan layanan bagi pasien dengan serangan jantung, di mana dokter spesialis jantung intervensi dan lab kateterisasi siaga 24 jam untuk tindakan kateterisasi jantung dan Primary Percutaneous Coronary Intervention serta dokter spesialis bedah jantung yang mampu melakukan operasi bedah jantung dengan sayatan minimal (minimal invasif).

Selain itu, Stroke Emergency juga didukung oleh dokter spesialis saraf dan bedah saraf yang siap menangani pasien stroke akibat sumbatan maupun perdarahan dengan terapi trombolitik, intervensi, hingga operasi.

Mayapada Hospital Surabaya memiliki berbagai Layanan Unggulan, diantaranya:

* Tahir Neuroscience Center (Saraf dan penanganan bedah)

* Cardiovascular Center (Jantung dan bedah jantung)

* Gastrohepatology Center (Saluran cerna)

* Orthopedic Center (Tulang dan Trauma)

* Tahir Uro-Nephrology Center (Ginjal dan Saluran Kemih)

* Oncology Center (Penanganan Kanker)

* Women and Children Center (Ibu dan Anak)

* Internal Medicine & Pulmonology (Penyakit Dalam & Paru)

*Layanan Medical Check-Up (MCU)

Yang menarik dari layanan Unggulan MCU ini adalah One Stop Service medical Check Up berstandar Internasional, didukung oleh dokter-dokter multispesialisasi yang lengkap mulai dari dokter spesialis hingga sub-spesialis, sehingga jika ditemukan adanya masalah kesehatan setelah hasil pemeriksaan, dapat diarahkan ke dokter yang ahli di bidangnya dan menjadikan layanan MCU ini menjadi tujuan wisata kesehatan Indonesia (Health Tourism) yang siap melayani pasien dari Sabang-Merauke.

Peresmian rumah sakit 18 lantai dengan 105 tempat tidur itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Moeldoko Kepala Staf Presiden, Khofifah Gubernur Jatim, dan Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya.

Jonathan Tahir, selaku Group CEO Mayapada Healthcare mengatakan, telah siap menghadirkan Mayapada Hospital di Surabaya ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan melayani pelayanan kesehatan unggulan untuk masyarakat Jawa Timur dan Timur Indonesia, tanpa harus pergi ke luar negeri.

“Kami selalu berkomitmen untuk memberikan layanan yang unggul dalam kualitas pelayanannya,” katanya, Senin (22/11/2021).

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menaruh harapan tinggi dengan telah beroperasinya rumah sakit tipe C itu di Surabaya. Salah satunya, memunculkan tren berobat di dalam negeri.

“Kita ini butuh tambahan layanan kesehatan kuratif yang bisa memberi garansi, respons, dan bisa meyakinkan calon pasien yang merasa lebih convidence kalau berobat di luar negeri,” ujarnya kepada suararakyatjatim.com.

Kehadiran Mayapada Hospital Surabaya, harap Khofifah, bisa memberi penguatan keyakinan bagi kalangan masyarakat demikian, agar memilih tetap berobat di Jawa Timur, tidak perlu ke luar negeri.

Sebab, berdasarkan data yang dia dapatkan, nilai investasi yang sudah dikeluarkan masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Jawa Timur, untuk berobat ke luar negeri, cukup fantastis.

“Tadi saya lihat data kira-kira 34 triliun. Angkanya cukup besar. Oleh karena itu, devisa itu enggak usah keluar, begitu. Karena sudah ada layanan kesehatan yang bisa mensubtitusi,” katanya.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengatakan, telah beroperasinya Mayapada Hospital membuat Pemkot Surabaya semakin yakin dengan pencanangan Medical Tourism.

“Karena semakin banyak pilihan layanan kesehatan di Surabaya, khususnya Mayapada Hospital. Karena saya yakin, pelayanan di rumah sakit ini tidak kalah dengan di luar negeri,” pungkasnya.(why)

© 2020 Suara Rakyat Jatim.