Juni 15, 2026

Sentuh Sisi Emosional Warga, Kwarcab Pramuka Surabaya Siap Pecahkan Rekor MURI Basuh Kaki Orang Tua Massal

Surabaya – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surabaya tengah bersiap mengukir sejarah baru dalam dunia kepramukaan nasional. Pada 20 Juni 2026 mendatang, Kwarcab Surabaya ditargetkan bakal memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) lewat aksi membasuh dan mencium kaki orang tua secara serentak, dengan melibatkan lebih dari 120 ribu peserta.

​Sebagai bentuk pemantapan dan ikhtiar spiritual demi kelancaran agenda raksasa ini, jajaran pengurus Kwarcab Surabaya menggelar istigasah dan munajat bersama di Kantor Lembaga Pendidikan Kader (Lemdika) Kota Surabaya, Senin (15/6/2026).

Lebih dari Sekadar Rekor: Fokus pada Penguatan Karakter Anak

​Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya, Hj. Siti Mariam, SH, menegaskan bahwa gerakan kolosal ini bukan sekadar mengejar euforia atau catatan di atas kertas. Agenda utama membasuh dan mencium kaki orang tua secara serentak ini dirancang sebagai simbol penanaman moral, etika, dan bakti anak yang mendalam.

​“Selain ikhtiar teknis, kami bermunajat memohon kelancaran kepada Allah SWT. Kegiatan ini berangkat dari kepedulian kami terhadap pentingnya membangun karakter anak. Pramuka bukan hanya soal keterampilan fisik, melainkan juga tentang pendidikan moral, etika, kedisiplinan, dan kemandirian,” ujar Siti Mariam usai acara istigasah.

​Hingga pertengahan Juni ini, antusiasme peserta yang terdata sudah menembus angka 120 ribu orang, mencakup berbagai jenjang mulai dari TK (Prasiaga), SD, SMP, SMA, hingga tingkat mahasiswa di Surabaya.

​Siti Mariam menambahkan, respons emosional masyarakat bahkan sudah terbangun sejak video simulasi gerakan ini diunggah ke media sosial. Banyak warga yang mengaku terharu dan mempertanyakan mengapa gerakan menyentuh seperti ini baru masif digalakkan sekarang.

Kolaborasi Total Seluruh Elemen Kota Pahlawan

​Mengingat skalanya yang sangat masif dan tersebar di berbagai titik di Surabaya, Pramuka Surabaya tidak berjalan sendiri. Pihak Kwarcab merangkul jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, mulai dari tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum.

​Gerakan sosial ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan daerah. Sejumlah tokoh utama Kota Pahlawan, termasuk Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani, dijadwalkan hadir langsung untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Momentum Dorong Pengadaan Bumi Perkemahan di Surabaya

​Di sisi lain, lewat momentum rekor MURI ini, Kwarcab Surabaya juga menyuarakan harapan jangka panjang terkait fasilitas kepramukaan di Kota Pahlawan. Siti Mariam mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Kota Surabaya dinilai belum memiliki kawasan Bumi Perkemahan yang representatif dan memadai untuk menunjang pembinaan kader secara berkelanjutan.

​“Anak-anak membutuhkan ruang yang layak untuk belajar, berlatih, berkemah, dan menempa karakter mereka. Kami berharap ke depan hal ini bisa menjadi perhatian bersama agar Surabaya memiliki bumi perkemahan sendiri. Target utama kami adalah mengembalikan kebanggaan anak-anak terhadap Pramuka, dan itu harus didukung oleh fasilitas yang memadai,” pungkasnya.(*mad/yu)