April 21, 2026

Komisi B Dorong Relokasi Pasar Tumpah di Jalan Gresikan ke Pasar Tambahrejo

suararakyatjatim.com – Komisi B DPRD Kota Surabaya dukung Pemkot segera lakukan penertiban menyeluruh terhadap aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Krempyeng, Jalan Gresikan.

Ketua Komisi B, Mohammad Faridz Afif, menegaskan lokasi tersebut merupakan area jalan raya dan bukan zona perdagangan, sehingga pedagang wajib dipindahkan ke tempat yang sudah disediakan.

“Hasil rapat kali ini, segera akan diadakan pertemuan dengan para pedagang. Pemerintah Kota Surabaya memberikan solusi, bisa pindah ke Pasar Tambakrejo. Kalau tidak mau ke Tambakrejo, ada Pasar Kelapa. Kalau tidak mau juga, silakan pilih pasar lain yang dinaungi atau berizin dari Pemkot Surabaya,” tegas Faridz dalam Rapat Dengar Pendapat, Senin (20/4/2026).

Menurut Faridz, meski para pedagang meminta tetap bertahan di lokasi saat ini, hal tersebut tidak dapat dikabulkan. Keberadaan pedagang di jalan tersebut bermula dari musibah kebakaran Pasar Tambakrejo sekitar tahun 2002 lalu yang membuat mereka hijrah, namun hingga kini belum kembali sepenuhnya.

“Kita bukan persoalan pindah atau tidak, tapi itu jalan. Jalan yang ditempati pedagang ini akan ditertibkan dan dikembalikan fungsinya, mereka harus masuk ke pasar,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Faridz menambahkan, saat ini fasilitas Pasar Tambakrejo sudah dinyatakan siap, aman, dan layak huni. Penertiban ini juga bertujuan untuk memberikan keadilan bagi pedagang yang sudah berjualan di dalam pasar agar tidak dirugikan.

“Kasihan yang di dalam pasar enggak laku kalau yang di luar tetap berjualan. Penataan ini serentak, seperti yang sudah dilakukan di kawasan Ampel,” tambahnya.

Meski dalam hearing di Komisi B DPRD Kota Surabaya, sejumlah pedagang lewat juru bicaranya, Amir menolak untuk direlokasi. Namun. Pemkot Surabaya telah memberikan solusi relokasi ke Pasar Tambahrejo lantai 1 (63 stan, lantai II (100 STAN los), dan Pasar Kelapa (belakang Kantor PKK) atau pasar yang dikelola oleh Pemkot Surabaya.

Camat Tambaksari, Sunarno Aristono menegaskan, pedagang yang ditertibkan adalah yang berjualan di pinggir jalan, dan Pemkot Surabaya telah menyiapkan relokasi di Pasar Tambahrejo. “Nantinya mereka kita data dan menunjukkan KTP dan KK Surabaya. Mudah-mudahan relokasi ini bisa berjalan lancar,” ujar dia.

Dia menambahkan, pedagang pasar tumpah yang akan direlokasi total ada 111 pedagang. Rinciannya 37 pedagang dari Kelurahan Pacarkeling dan 74 pedagang dari Kelurahan Ploso. Mereka dipastikan bisa masuk semua dan menempati stan di Pasar Tambahrejo.

“InsyaAllah bisa masuk semua. Tadi kan sudah ada kesepakatan bersama di Komisi B. Ini merupakan program Pemkot Surabaya untuk melakukan penataan dan penertiban pedagang,” ungkap dia.

Sunarno menambahkan, soal relokasi sudah disosialisasikan kepada para pedagang dan mereka semua setuju. Kapan para direlokasi? “Setelah ini para pedagang kita kumpulkan untuk koordinasi dengan Perseroda Pasar Surya guna dilakukan pengundian stan,” tandas dia.(yu)